Postingan

Cerita seorang Bunda..

Gambar
  Jam istirahat 09.00 aku menghela nafas, hari ini anak anak sungguh manis tak ada yang menjerit jerit histeris memanggil manggilku karena berebutan sesuatu dengan temannya, ku lihat bundanya Nadya mencariku. " Mau ke Ibu Teni sebentar.." "Oh iya silahkan masuk Ibu " dengan senyum aku menyambutnya dan mempersilahkannya duduk. "Maaf mengganggu bu, ini saya punya catatan kecil yang saya tulis tadi malam tentang kisah Nadya waktu kecil, Saya ingin Ibu menulis ulang, siapa tahu ada manfaatnya " bunda Nadya menyerahkan selembar kertas padaku. " Oh ya... ? dengan senang hati Bu , nanti saya akan tulis kembali, setelah jadi nanti saya print untuk Ibu " Aku menerima kertas itu dengan gembira, senang rasanya bisa membuat seseorang tergerak, Alhamdulillah. Dan inilah ceritanya. *MY LITTLE ANGEL* Terlahir 6 tahun yang lalu, tepatnya 14 Januari 2006 di sebuah klinik bersalin yang sudah familiar di kota Banjar.Kelahirannya sangat ku nantikan dengan ...

Senin yang indah, bersama Farah Ramadani

Gambar
Jam 07.15. Baru saja aku masuk ke halaman sekolah, ku lihat semua Guru berkumpul di Kantor, biasanya ada di kelas menemani Anak Anak membaca Iqro, sebelum sempat heranku bertambah ku lihat Ibu Kepala Sekolah menggendong seorang anak. dan Bu Tuti segera menghampiriku yang sedang melepas helm dan memarkir motorku di tempat parkiran "Ayooo Bu Teni Anaknya bermasalah tuh .."  Senyum cemas Bu Tuti mengingiringiku  masuk ke K antor.mataku tertumbuk pada sosok mungil di pangkuan Ibu Kepala,ternyata Farah dengan kerudung kecilnya yang awut awutan terlihat jelas sudah cukup lama dia menangis dan suara tangis Farah masih keras melengking, matanya sembab memerah, suaranya sudah serak.tapi tak mengurangi energinya. "Sudah lama...?" Aku berbisik sama Bu Tuti dengan khawatir, ini kali ke empat Farahku mengamuk di Sekolah. " Sudah setengah jam lebih, tadi di antar Umminya belum nangis ketika  Umminya pulang baru Farah nya ngamuk " Bu Tuti menjelaskan. Far...

Impianku

Gambar
Aku ingin punya sebuah rumah kecil sederhana, di pinggiran desa di mana halamannya cukup luas agar bisa kutanami pohon mangga dan rambutan agar jika musim mereka berbuah lebat bisa ku petik sendiri dan ku bagi tetangga saudara dan sahabat dan bisa juga ku tanami bunga bunga   di mana tiap sore ku siangi dan saat mereka berbunga   aku bisa lebih cantik karena warna warni mereka Aku ingin punya rumah   kecil sederhana, di tepian desa di mana belakang nya ada kolam kecil dan ku pelihara ikan di sampingnya ku pelihara Ayam dan kelinci agar jika saudara, teman, mengunjungiku dapat ku masakkan mereka dengan semua hasil karya cintaku Aku ingin punya rumah kecil sederhana, di pelataran desa di mana saat matahari tergelincir ku tunggu kekasihku pulang kerja ke sambut dengan senyum cinta ku cium tangannya lalu kami lalui malam bersama jengkerik yang bertasbih ku gelar sajadah saat malam sepertiga ku bangunkan kekasihku dengan ciuman sayang di keningnya "Assalamu'alaikum cinta mari...

Sehari bersama guruku

Gambar
Matahari sepenggalah segera menghangat, perlahan namun pasti, tak peduli semua gerak hidup di Bumi, Ah atau malah sebaliknya..? dia sangat peduli hingga di detailnya, cahayanya sampai hingga ke pucuk rebah di semak belukar di sela rimbun hu tan lebat, tanpa terkurang tepat sesuai porsi yang di butuhkan, dan fotosentetis mereka sempurna adanya, tanpa syarat , tanpa kata.Sungguh metamorfosis Alam semesta yang luar biasa hasil karya Arsitek Maha Cerdas, Subhanalloh. Dan 10 menit ku menunggu akhirnya ku lihat rombongan guruku datang juga, bersamaan Alun Alun kotaku mulai memutih, peserta khataman 30 Zuz berbaju putih putih juga mulai memadat. Kutuntun buah hatiku mendekati Beliau, lalu duduk melingkar di karpet yang sudah tersedia, ku lihat Beliau naik ke mimbar, mengambil tempat lalu duduk bersila bersama para petinggi yang terhormat di Kotaku. Ada yang bergetar di dadaku, entahlah itu bangga, haru ataukah malah sedih, rasa ini sangat ku kenal, sering ku abaikan namun tak j...

Ilalang

Gambar
Sungguh luar biasa cintanya... Sejak terjaga di pagi berembun, hingga mengantar lelap di ujung malam Sungguh indah cintanya.. Seharian tanpa terlupa, semalaman tetap terjaga Kau yang sederhana tumbuh di tanah yang terabaikan Padamu cintaku termaknai Kini Di tiap pagiku, hanya ku nanti sapamu Bersama bunga Ilalangku

Satu moment di satu hari

Gambar
Satu hari di lain waktu hari yang tak pernah bisa ku lupa Pelajaran menjiplak dan menggunting telah ku bagi rata kertas lipat warna warni satu orang satu, alat untuk menjiplak pun sudah di tangan mereka, Dika pegang bintang Farah bulan, Papa lingkaran, Ikhsan daun, Dhapin burung, Arya segi tiga, dan Saeful bentuk segi empat.semua pilihan mereka sendiri . " bilang Bismillah dulu, lalu gambar p ake pinsil dulu ya..." aku memegang tangan Dhapin memutarnya sesuai pola yang lain mengikluti meski tidak semua pas dengan pola. " Ibuuu .. bantuiinn.. " Dika merengek karena pinsilnya melesat jauh dari pola. ku dekati dia lalu ku tuntun jarinya mengitari pola. "Ibuuu..gini yaa..." Farah mengacungkan kertas warnanya,. " Alhamdulillah .. farah pinter ya.." ku acungkan jempolku padanya dan dia tersenyum senang. "gimanaaa iniii..." Papa merajuk karena tidak berhasil juga mendapat gambar gambar yang memuaskannya ,aku tertawa kar...

Diary Untuk Nadya

Gambar
Sejak Subuh ada yang terlintas di hatiku, dan aku menepuk dahi ah...Good Idea kenapa ga terpikir dari kemarin ya.. membayangkannya saja aku sudah merasakan debaran hangat di dadaku. oke I will do it. 7.05 Toko buku langga nanku sudah buka, dan Aku langsung memilih milih Diary yang semuanya lucu lucu, Aku ingin yang berwarna pink sayang tidak ada, dan pilihanku jatuh pada buku Diary berwarna hijau lembut bergambar kartun anak kecil yang lucu ada kunci kecil menggantung di sana, sesaat setelah buku itu di tanganku aku sudah merasakan kebahagiaan yang menjalari hatiku ,bayangan mata Nadya yang bulat bening membuatku tersenyum. Dan waktu istirahat pun tiba Aku mengajak Bunda Nadya ke kelas ke sediakan kursi kecil untuk kami betiga mengobrol. " Ibu itu apa..." rasa ingin tahu khas anak kecil memaksa Nadya bertanya cepat . "Nanti Nadya akan tahu.." Aku tersenyum menggodanya. Bundanya ikut tersenyum sambil memangku Nadya, Aku menggeser sebuah kursi un...